Lewati ke konten

Berapa Ukuran Air Dua Qullah dalam Liter?

Terbit 3 menit baca

Kutipan telah dicocokkan dengan kitab (24 Oktober 2026)

Jawaban singkat

Dua qullah kira-kira 216 liter, setara kubus berukuran 60 × 60 × 60 cm. Dalam mazhab Syafi'i ukurannya 500 rithl Baghdad, atau wadah persegi 1¼ hasta di tiap sisi. Ukuran ini bersifat perkiraan (taqriban), sehingga kekurangan sedikit, seperti satu atau dua rithl, tidak berpengaruh.

Gambaran kasus

Banyak orang bertanya berapa liter batas air "dua qullah" (dua kulah). Batas ini penting, karena dalam mazhab Syafi'i air dibagi menjadi air sedikit (kurang dari dua qullah) dan air banyak (dua qullah atau lebih). Air banyak tidak menjadi najis hanya karena kejatuhan najis, selama warna, rasa, atau baunya tidak berubah. Air sedikit menjadi najis begitu terkena najis, meskipun tidak berubah.

Pertanyaannya: kitab-kitab fikih mengukur qullah dengan rithl (satuan timbangan) dan hasta, bukan liter. Bagaimana menerjemahkannya ke ukuran sekarang?

Penjelasan menurut mazhab Syafi'i

Asal ukuran: hadits qullah dan bejana Hajar

Ukuran ini berasal dari hadits Nabi ﷺ tentang air yang mencapai dua qullah dari bejana-bejana Hajar, sebuah daerah dekat Madinah.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
لِخَبَرِ الشَّافِعِيِّ وَالتِّرْمِذِيِّ وَالْبَيْهَقِيِّ «إذَا بَلَغَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ بِقِلَالِ هَجَرَ لَمْ يُنَجَّسْ»

Berdasarkan hadits riwayat asy-Syafi'i, at-Tirmidzi, dan al-Baihaqi: "Apabila air telah mencapai dua qullah dengan ukuran qullah Hajar, air itu tidak menjadi najis."

Rujukan: Tuhfatul Muhtaj, bab [كتاب أحكام الطهارة], juz 1, hlm. 101. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 101.

Qullah aslinya adalah tempayan besar. Imam asy-Syafi'i mengukurnya berdasarkan kesaksian Ibnu Juraij yang pernah melihat bejana Hajar: satu qullah memuat dua qirbah (kantong air kulit) atau sedikit lebih. Asy-Syafi'i berhati-hati dengan menghitung "sedikit lebih" itu sebagai setengah, sehingga dua qullah sama dengan lima qirbah. Satu qirbah Hijaz umumnya tidak lebih dari 100 rithl Baghdad.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
ثُمَّ رُوِيَ عَنْ الشَّافِعِيِّ - رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ - عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَنَّهُ قَالَ: رَأَيْتُ قِلَالَ هَجَرَ فَإِذَا الْقُلَّةُ مِنْهَا تَسَعُ قِرْبَتَيْنِ أَوْ قِرْبَتَيْنِ وَشَيْئًا: أَيْ مِنْ قِرَبِ الْحِجَازِ، فَاحْتَاطَ الشَّافِعِيُّ فَحَسَبَ الشَّيْءَ نِصْفًا؛ إذْ لَوْ كَانَ فَوْقَهُ لَقَالَ تَسَعُ ثَلَاثَ قِرَبٍ إلَّا شَيْئًا عَلَى عَادَةِ الْعَرَبِ فَتَكُونُ الْقُلَّتَانِ خَمْسَ قِرَبٍ، وَالْغَالِبُ أَنَّ الْقِرْبَةَ لَا تَزِيدُ عَلَى مِائَةِ رِطْلٍ بَغْدَادِيٍّ

Kemudian diriwayatkan dari asy-Syafi'i, dari Ibnu Juraij, bahwa ia berkata: "Aku melihat qullah-qullah Hajar; satu qullah memuat dua qirbah, atau dua qirbah lebih sedikit," yakni qirbah Hijaz. Asy-Syafi'i berhati-hati dengan menghitung "sedikit" itu setengah, sebab jika lebih dari itu tentu Ibnu Juraij akan berkata "memuat tiga qirbah kurang sedikit" sesuai kebiasaan orang Arab. Maka dua qullah adalah lima qirbah, dan umumnya satu qirbah tidak lebih dari seratus rithl Baghdad.

Rujukan: Mughnil Muhtaj, bab [كتاب الطهارة], juz 1, hlm. 129. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 129.

Ukuran timbangan: 500 rithl Baghdad

Dari situ lahir ukuran yang dipegang mazhab: dua qullah sama dengan 500 rithl Baghdad. Imam an-Nawawi menyebutnya sebagai pendapat yang shahih dan dinashkan.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
وَالْقُلَّتَانِ: خَمْسُ قِرَبٍ. وَفِي قَدْرِهَا بِالْأَرْطَالِ أَوْجُهٌ. الصَّحِيحُ الْمَنْصُوصُ: خَمْسُمِائَةِ رَطْلٍ بِالْبَغْدَادِيِّ.

Dua qullah adalah lima qirbah. Tentang kadarnya dalam rithl ada beberapa pendapat; yang shahih dan dinashkan adalah lima ratus rithl Baghdad.

Rujukan: Raudhatuth Thalibin, bab فصل, juz 1, hlm. 19. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 19.

Ada dua pendapat lain di kalangan ulama Syafi'iyah, yaitu 600 rithl dan 1000 rithl.

Pendapat lain dalam mazhab Mazhab Syafi'i
وَالثَّانِي: سِتُّمِائَةٍ. قَالَهُ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الزُّبَيْرِيُّ. وَاخْتَارَهُ الْقَفَّالُ، وَالْغَزَالِيُّ. وَالثَّالِثُ: أَلْفُ رَطْلٍ. قَالَهُ أَبُو زَيْدٍ.

Pendapat kedua: enam ratus rithl, dikemukakan oleh Abu Abdillah az-Zubairi dan dipilih oleh al-Qaffal dan al-Ghazali. Pendapat ketiga: seribu rithl, dikemukakan oleh Abu Zaid.

Rujukan: Raudhatuth Thalibin, bab فصل, juz 1, hlm. 19. Baca halaman ini di perpustakaan

Wajah lemah dalam mazhab; lihat kutipan 5.

Namun an-Nawawi menolak pendapat 600 rithl dengan tegas dan menyebutnya syadz (menyimpang) dan tertolak.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
وهذا الذى اختاراه ليس بشئ بَلْ شَاذٌّ مَرْدُودٌ

Pendapat yang dipilih keduanya (al-Qaffal dan al-Ghazali) ini tidak bernilai; bahkan ia syadz dan tertolak.

Rujukan: Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab, bab باب ما يفسد الماء من الطاهرات وما لا يفسده, juz 1, hlm. 120. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 120. Penilaian an-Nawawi terhadap pendapat 600 rithl.

Ukuran volume: 1¼ hasta

Karena timbangan sulit dipakai di lapangan, para ulama juga memberi ukuran wadah. Untuk wadah persegi, panjang, lebar, dan dalamnya masing-masing 1¼ hasta. Untuk wadah bundar, lebarnya 1 hasta dan dalamnya 2 hasta tukang kayu (satu hasta tukang kayu sama dengan 1¼ hasta biasa).

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
والقلتان بالوزن: خمسمائة رطل بغدادي تقريبا وبالمساحة في المربع: ذراع وربع طولا وعرضا وعمقا بذراع اليد المعتدلة وفي المدور: ذراع من سائر الجوانب بذراع الآدمي وذراعان عمقا بذراع النجار وهو ذراع وربع

Dua qullah menurut timbangan adalah sekitar lima ratus rithl Baghdad. Menurut ukuran wadah: pada wadah persegi, satu seperempat hasta panjang, lebar, dan dalamnya, dengan hasta tangan yang sedang; pada wadah bundar, satu hasta dari setiap sisinya dengan hasta manusia, dan dua hasta dalamnya dengan hasta tukang kayu, yaitu satu seperempat hasta.

Rujukan: Fathul Mu'in, bab فصل في شروط الصلاة, hlm. 43. Baca halaman ini di perpustakaan

Hlm. 43.

Hasta yang dimaksud adalah hasta orang dewasa yang sedang, kira-kira dua jengkal.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
وَهُمَا ذِرَاعٌ وَرُبْعٌ طُولًا وَعَرْضًا وَعُمْقًا فِي الْمَوْضِعِ الْمُرَبَّعِ الْمُسْتَوِي الْأَبْعَادِ الثَّلَاثَةِ طُولًا وَعَرْضًا وَعُمْقًا بِذِرَاعِ الْآدَمِيِّ وَهُوَ شِبْرَانِ

Dua qullah itu satu seperempat hasta panjang, lebar, dan dalamnya pada wadah persegi yang ketiga sisinya sama, dengan hasta manusia, yaitu dua jengkal.

Rujukan: Nihayatul Muhtaj, bab [تنقسم الطهارة إلى عينية وحكمية], juz 1, hlm. 87. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 87.

Berapa dalam liter?

Kitab-kitab klasik tentu tidak menyebut liter. Konversinya terdapat pada catatan kaki pentahqiq dalam cetakan Fathul Mu'in: dua qullah diperkirakan sebesar kubus dengan sisi 60 cm, yaitu sekitar 216 liter.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
تقدر القلتان بحجم مكعب طول ضلعه ٦٠ سم ويعادل ذلك ٢١٦ لترا تقريبا.

Dua qullah diperkirakan sebesar kubus yang panjang sisinya 60 cm, setara dengan kira-kira 216 liter.

Rujukan: Fathul Mu'in, bab فصل في شروط الصلاة, hlm. 43. Baca halaman ini di perpustakaan

Catatan kaki pentahqiq cetakan Fathul Mu'in, bukan ucapan pengarang.

Angka ini konsisten dengan ukuran hasta di atas. Sisi 60 cm untuk 1¼ hasta berarti satu hasta kira-kira 48 cm, sekitar dua jengkal orang dewasa. Wadah bundar juga menghasilkan angka yang hampir sama: lebar 48 cm dengan kedalaman 120 cm (2 hasta tukang kayu = 2½ hasta) berisi sekitar 217 liter.

Perlu dicatat, angka 216 liter adalah konversi dari pentahqiq kitab, bukan ucapan pengarang Fathul Mu'in sendiri. Angka liter yang beredar di berbagai tulisan memang berbeda-beda, karena ukuran hasta dan rithl dikonversi dengan patokan yang berbeda.

Analisis penerapan: ukuran perkiraan, bukan batas pasti

Pendapat yang shahih menyatakan bahwa 500 rithl adalah ukuran taqriban (perkiraan), bukan tahdid (batas pasti). Karena itu, kekurangan satu atau dua rithl tidak berpengaruh.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
(قوله: خمسمائة رطل بغدادي) الرطل البغدادي عند النووي مائة وثمانية وعشرون درهما وأربعة أسباع درهم، وعند الرافعي مائة وثلاثون درهما، وهو خلاف المعتمد.
وقوله: تقريبا أي لا تحديدا.
فلا يضر نقص رطل أو رطلين - على الأشهر في الروضة -.

(Ucapannya: lima ratus rithl Baghdad) Satu rithl Baghdad menurut an-Nawawi adalah 128 4/7 dirham, sedangkan menurut ar-Rafi'i 130 dirham, dan pendapat ar-Rafi'i ini menyelisihi pendapat mu'tamad. Ucapannya "kira-kira" maksudnya bukan batas pasti, sehingga kekurangan satu atau dua rithl tidak berpengaruh, menurut pendapat yang paling masyhur dalam ar-Raudhah.

Rujukan: I'anatut Thalibin, bab باب الصلاة, juz 1, hlm. 41. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 41.

Ar-Rafi'i memberi patokan yang lebih praktis: kekurangan yang dimaafkan adalah kekurangan yang tidak menimbulkan beda nyata. Caranya, siapkan dua wadah, satu berisi dua qullah dan satu lagi kurang darinya. Masukkan zat pengubah dengan kadar yang sama ke masing-masing. Jika perubahan keduanya tidak tampak berbeda, kekurangan itu tidak berpengaruh.

Pendapat mu'tamad (Syafi'i) Mazhab Syafi'i
فَلَا يَضُرُّ نَقْصُ رِطْلٍ أَوْ رِطْلَيْنِ، وَهُوَ الْمُرَادُ مِنْ قَوْلِ الرَّافِعِيِّ: إنَّهُ لَا يَضُرُّ نَقْصُ قَدْرٍ لَا يَظْهَرُ بِنَقْصِهِ تَفَاوُتٌ فِي التَّغْيِيرِ بِقَدْرٍ مُعَيَّنٍ مِنْ الْأَشْيَاءِ الْمُغَيَّرَةِ، كَأَنْ تَأْخُذَ إنَاءَيْنِ فِي وَاحِدٍ قُلَّتَانِ وَفِي الْآخَرِ دُونَهُمَا، ثُمَّ تَضَعُ فِي أَحَدِهِمَا قَدْرًا مِنْ الْمُغَيَّرِ وَتَضَعُ فِي الْآخَرِ قَدْرَهُ، فَإِنْ لَمْ يَظْهَرْ بَيْنَهُمَا تَفَاوُتٌ فِي التَّغْيِيرِ لَمْ يَضُرَّ ذَلِكَ وَإِلَّا ضُرَّ

Maka kekurangan satu atau dua rithl tidak berpengaruh. Inilah maksud ucapan ar-Rafi'i bahwa tidak berpengaruh kekurangan kadar yang tidak menimbulkan beda nyata dalam perubahan oleh zat pengubah dengan takaran tertentu. Misalnya, engkau ambil dua bejana, satu berisi dua qullah dan yang lain kurang darinya, lalu engkau masukkan zat pengubah dengan takaran yang sama ke masing-masing. Jika tidak tampak beda perubahan di antara keduanya, kekurangan itu tidak berpengaruh; jika tampak, berpengaruh.

Rujukan: Nihayatul Muhtaj, bab [تنقسم الطهارة إلى عينية وحكمية], juz 1, hlm. 87. Baca halaman ini di perpustakaan

Juz 1 hlm. 87.

Sikap praktis

  • Jadikan ±216 liter sebagai patokan dua qullah, misalnya bak kubus 60 × 60 × 60 cm.
  • Yang diukur adalah air di dalamnya, bukan tinggi bak. Bak 100 × 60 cm baru berisi dua qullah jika tinggi airnya sekitar 36 cm; bak 80 × 50 cm jika tinggi airnya sekitar 54 cm.
  • Untuk wadah bundar seperti drum atau tandon, ukurannya sekitar 48 cm lebar dengan air setinggi 120 cm.
  • Selisih kecil dimaafkan karena ukurannya taqriban. Tetapi jika ragu dan air terkena najis, lebih aman menambah air atau memakai air lain.
  • Air dua qullah tetap menjadi najis jika najis mengubah warna, rasa, atau baunya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Dua kulah berapa liter?

Sekitar 216 liter, setara kubus 60 × 60 × 60 cm, berdasarkan catatan kaki pentahqiq Fathul Mu'in. Dalam kitab, ukurannya 500 rithl Baghdad atau wadah persegi 1¼ hasta di setiap sisi.

Apakah air yang kurang sedikit dari 216 liter sudah bukan dua qullah?

Tidak otomatis. Ukuran dua qullah bersifat taqriban (perkiraan), sehingga kekurangan satu atau dua rithl tidak berpengaruh, menurut pendapat yang shahih.

Berapa ukuran bak mandi agar airnya dua qullah?

Yang dihitung adalah volume air, bukan ukuran bak. Contohnya kubus 60 × 60 × 60 cm terisi penuh, bak 100 × 60 cm dengan air setinggi sekitar 36 cm, atau wadah bundar selebar sekitar 48 cm dengan air setinggi sekitar 120 cm.

Apakah air dua qullah bisa menjadi najis?

Bisa, jika najis mengubah warna, rasa, atau baunya. Jika tidak berubah, air dua qullah tetap suci dan menyucikan meskipun terkena najis.

Mengapa angka liter dua qullah di berbagai tulisan berbeda?

Karena kitab klasik memakai rithl dan hasta, dan setiap konversi memakai patokan panjang hasta atau berat rithl yang berbeda. Mazhab sendiri menegaskan ukurannya adalah perkiraan.

Infografis

Infografis ukuran air dua qullah: sekitar 216 liter, setara kubus 60 cm, wadah persegi 1¼ hasta atau wadah bundar lebar 1 hasta dan dalam 2 hasta tukang kayu.
Versi teks infografis

Dua qullah ≈ 216 liter (kubus 60 × 60 × 60 cm)
Wadah persegi: 1¼ hasta panjang, lebar, dan dalam
Wadah bundar: lebar 1 hasta, dalam 2 hasta tukang kayu
Timbangan: 500 rithl Baghdad (pendapat shahih)
Asal: 5 qirbah Hijaz, tiap qirbah ±100 rithl
Ukuran taqriban: kurang 1–2 rithl tidak berpengaruh

Sumber: Fathul Mu'in; Mughnil Muhtaj; Raudhatuth Thalibin; Nihayatul Muhtaj; I'anatut Thalibin

Daftar rujukan

  1. Tuhfatul Muhtaj, bab [كتاب أحكام الطهارة], juz 1, hlm. 101.
  2. Mughnil Muhtaj, bab [كتاب الطهارة], juz 1, hlm. 129.
  3. Raudhatuth Thalibin, bab فصل, juz 1, hlm. 19.
  4. Raudhatuth Thalibin, bab فصل, juz 1, hlm. 19.
  5. Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab, bab باب ما يفسد الماء من الطاهرات وما لا يفسده, juz 1, hlm. 120.
  6. Fathul Mu'in, bab فصل في شروط الصلاة, hlm. 43.
  7. Nihayatul Muhtaj, bab [تنقسم الطهارة إلى عينية وحكمية], juz 1, hlm. 87.
  8. Fathul Mu'in, bab فصل في شروط الصلاة, hlm. 43.
  9. I'anatut Thalibin, bab باب الصلاة, juz 1, hlm. 41.
  10. Nihayatul Muhtaj, bab [تنقسم الطهارة إلى عينية وحكمية], juz 1, hlm. 87.

Pembahasan terkait

Thaharah (Bersuci)

Apakah Boleh Wudhu Memakai Kutek atau Cat Kuku?

Wudhu tidak sah bila kutek atau cat kuku masih menempel di kuku, karena lapisannya menghalangi air sampai ke bagian yang wajib dibasuh. Kitab-kitab…